Rajagaluh Lor – Suasana Minggu pagi (CFD) di Desa Rajagaluh Lor, Kecamatan Rajagaluh, Majalengka kembali memikat perhatian warga. Pada Car Free Day (CFD) Ratu Galuh minggu ke-2, acara kali ini tampil lebih meriah dan semarak dibanding sebelumnya.
Yang menjadi sorotan utama adalah penampilan seni tradisional Sisingaan atau Singa Depok, yang ditampilkan oleh kelompok seni asli dari Rajagaluh Lor sendiri. Dentuman musik tradisional yang energik, gerakan penari yang atraktif, serta atraksi membawa boneka singa membuat masyarakat terpukau dan memberikan tepuk tangan meriah.
“Ini bukan cuma hiburan, tapi juga bentuk kecintaan terhadap budaya lokal. Kami bangga bisa tampil di tanah sendiri,” ujar salah satu anggota grup seni dengan mata berbinar.
CFD kali ini tidak hanya menghadirkan pertunjukan budaya, tapi juga dimeriahkan dengan berbagai stan UMKM lokal, kegiatan olahraga bersama, dan edukasi lingkungan. Warga dari berbagai usia tumpah ruah memadati lapangan bola desa, menjadikan CFD Ratu Galuh bukan sekadar ruang bebas kendaraan, tapi juga ruang kebersamaan dan pelestarian budaya.
CFD Ratu Galuh bukan hanya untuk jalan-jalan, tapi juga jadi ajang unjuk rasa cinta pada tradisi sendiri! (Abrar)